Parigi – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Parigi melalui penyuluh dan penghulu terus berupaya meningkatkan kualitas kehidupan rumah tangga melalui kegiatan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Mesjid Al-Nasar Selasari,
Rabu (5/5/2021), Penghulu KUA Kecamatan Parigi, menyampaikan apresiasi kepada
para calon pengantin yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi
yang setinggi-tingginya kepada calon pengantin yang telah berkenan hadir dalam kegiatan
bimbingan perkawinan, ini sebagai bagian dari ikhtiar Kementerian Agama dalam
meningkatkan kualitas rumah tangga ke depan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya meluruskan niat dalam
membangun rumah tangga. Menurutnya, pernikahan harus diniatkan semata-mata
karena Allah SWT sebagai bentuk ibadah.
“Saya ingin mengingatkan kepada seluruh calon pengantin,
mulai saat ini niatkan pernikahan semata-mata karena Allah SWT. Jadikan
pernikahan sebagai ibadah, bukan karena tujuan lainnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengutip pandangan Imam Al-Ghazali dalam
kitab Ihya’ Ulumiddin, bahwa pasangan yang menikah karena Allah akan
mendapatkan pertolongan dan kemudahan dalam menjalani kehidupan rumah tangga.
“Kata imam Al-Ghozali, barang siapa menikah karena Allah dan
menikahkan (walinya) karena Allah, maka ia berhak mendapatkan pertolongan
(perlindungan) dari Allah SWT.” ungkapnya.
“Pernikahan dalam Islam bukan hanya soal administrasi atau
seremoni, tetapi juga tentang niat. Ketika dilandasi karena Allah, maka
insyaAllah rumah tangga akan mendapatkan keberkahan dan pertolongan-Nya,” tegasnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan, bahwa Bimbingan perkawinan merupakan
salah satu program Kementerian Agama dalam upaya membekali calon pengantin, Hal
itu menjadi penting, mengingat angka perceraian yang cenderung meningkat dari
waktu ke waktu.
“Angka penceraian di Indonesia di Jawa Barat menurut data
Kementerian Agama dan Pusat statistic setiap tahunnya terus meningkat. Maka, Melalui
bimbingan ini, kami berharap dapat memberikan bekal yang cukup kepada calon
pengantin sehingga mampu membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan
rahmah, serta menekan angka perceraian,” tambahnya.
Bimbingan perkawinan ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Rabu. Pada pelaksanaan di pekan pertama bulan ini, kegiatan diikuti oleh 7 pasang calon pengantin.



.png)
.png)


